Telkomsel Makin Serius Garap Uang Digital

Januari 4, 2008
Jakarta – Telkomsel nampaknya tidak main-main dalam menggarap T-Cash, layanan mobile wallet besutan operator itu yang memungkinkan ponsel berfungsi layaknya dompet penyimpanan uang secara digital.”Mobile wallet T-Cash akan lebih diperluas lagi, termasuk dimanfaatkan untuk mendukung warna negara Indonesia yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri. Pengembangan mobile wallet T-Cash di Indonesia berbeda dengan yang ada di luar negeri, kita akan lebih menekankan pada aspek kemudahan dalam bertransaksi,” tutur Dirut Telkomsel Kiskenda Suriahardja kepada detikINET, belum lama ini di Kupang.Menurut dia, layanan mobile wallet telah marak di Afrika Selatan, Jepang, Hong Kong, dan Filipina. “Berbeda dengan Afrika Selatan yang dikembangkan karena pertimbangan aspek keamanan. Sedangkan di Jepang karena infrastrukturnya memadai sehingga masyarakat setempat menjadi electronic minded.
“Di Indonesia, pengembangan T-Cash akan memberi banyak manfaat, antara lain layanan ini bisa dimanfaatkan untuk memantau mekanisme transaksi secara umum. Saat ini hal itu kan tidak bisa dilakukan dengan cara manual. T-Cash juga akan membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi. Melalui mekanisme ini akan diketahui bagaimana pemanfaatan uang yang sesungguhnya, ermasuk distribusinya,” urai Kiskenda.Layanan T-Cash sendiri baru diluncurkan Telkomsel akhir 2007 lalu setelah setahun sebelumnya operator tersebut mendapatkan izin operasional dari Bank Indonesia untuk menyelenggarakan layanan berupa Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK). “Layanan ini kami luncurkan sebagai dukungan bagi program pemerintah yang ingin membentuk less cash society.Layanan T-Cash pada dasarnya hanya memberi kemudahan kepada masyarakat untuk bertransaksi. Kalau kita memperhatikan layanan ATM, antara bank dengan ATM kan ada networknya. Nah, T-cash itu sekadar perantara saja antara ATM dengan bank, dengan layanan yang lebih simpel dan praktis. Dana yang ada di mobile wallet T-Cash itu ibarat kupon. Bila kupon menggunakan kertas, kita gunakan layanan seluler. Uang yang ada tetap dikelola oleh bank,” Kiskenda menjelaskan.T-Cash memiliki dua bentuk, pertama adalah kartu khusus dengan chip RFID (Radio Frequency Indentification Device) yang nantinya bisa dipindai di merchant untuk melakukan transaksi secara offline. Sedangkan bentuk keduanya adalah memanfaatkan transaksi online melalui pesan singkat (SMS) dengan dukungan teknologi USSD (Unstructured Suplementary Service Data).

“Untuk layanan yang bersifat online, kami masih menunggu regulasinya. Prinsipnya kami comply dengan regulasi. Untuk pengembangan T-Cash sendiri kami pada prinsipnya sangat prudent atau berhati-hati, antara lain dengan memperhatikan faktor keamanan bertransaksi,” pungkasnya.

Untuk tahap awal, layanan T-Cash didukung oleh 191 titik point of sales (merchant), yang akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan makin banyaknya institusi yang bergabung dalam layanan ini. Telkomsel sendiri telah menginvestasikan dana sebesar US$ 50 juta untuk menggarap layanan tersebut. Nilai investasi itu diharapkan bisa balik modal (break event poin/BEP) dalam jangka dua tahun jika jumlah pelanggan yang menggunakan T-Cash mencapai 5% dari 47 juta pelanggan seluler Telkomsel saat ini.


Bio Cell Melebarkan Sayap

Januari 1, 2008

Bio Cell ditahun 2008 telah melebarkan sayapnya dengan membuka tempat di Bandung, jakarta dan Riau. Dan daerah-daerah lainnya akan segera dibuka.

Bagi anda yang berminat untuk memulai usaha dengan modal kecil dan santai silahkan hubungi kami. Kami memberikan solusi bagi anda yang membutuhkan penghasilan sampingan. Jangan Ragu karna harga kami bersaing dengan kompetitor lain.

 


Simpati Pede

Januari 1, 2008

Setelah mempelopori biaya flat perdetik lewat Kartu As pada April 2006, Telkomsel kini kembali memberlakukan biaya pemakaian Per Detik yang sangat murah bagi pelanggan simPATI Rp 0,5 perdetik sepanjang hari ke semua 46 juta pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia.

Pemberlakuan biaya baru Rp 0,5 perdetik ini ditandai dengan peluncuran kartu perdana terbaru simPATI PeDe (Per Detik) seharga Rp 10.000 senilai total Rp 20.000 (pulsa Rp 5.000 untuk komunikasi ke operator lain, Rp 5.000 sesama Telkomsel, dan bonus pulsa senilai Rp 10.000 pada saat isi ulang pertama yang dapat digunakan untuk ke sesama pelanggan Telkomsel).

Diberlakukan untuk komunikasi ke operator lain, yakni ke PSTN atau FWA (Lokal Rp 15 perdetik dan Non Lokal atau SLJJ Rp 35 perdetik), selular lain (Lokal Rp 25 perdetik dan non lokal atau SLJJ Rp 60 perdetik).

Seiring pemberlakuan harga baru perdetik ini, pelanggan pun akan semakin nyaman karena simPATI dilengkapi dengan pilihan isi pulsa yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 5.000 (masa aktif 5 hari), Rp 10.000 (10 hari), Rp 20.000 (20 hari) dan Rp 50.000 (50 hari) di mana semua dengan masa isi ulang 30 hari.

Sebagai pilihan dari layanan yang sudah ada, pelanggan yang menggunakan simPATI PeDe tidak bisa menikmati layanan simPATI Extra, seperti: Harga malam Paket Hemat Rp 600/menit pada pk 22.00 s/d 22.59 dan paket Super Hemat Rp 300/menit pada pk 23.00 s/d 06.59, Banyak Pake GRATIS Pake Banyak, yaitu 3 menit pakai gratis 3 menit dan setiap kirim 6 SMS akan mendapat gratis 6 SMS, Telkomsel Poin SMS, simPATI Talkmania, yaitu dengan Rp 25.000 dapat digunakan tanpa batas selama 15 jam (07.00 s/d 22.00), dan SMS malam hari.

Namun dengan layanan pilihan melalui UMB (User Menu Browser), maka seluruh 22 juta pelanggan simPATI dapat menikmati simPATI PeDe (biaya perdetik) atau simPATI Extra secara fleksibel, cukup dengan akses ke *880# dan masuk ke Menu Perpindahan Tarif simPATI dengan pilihan: 1. Tarif Per Detik 2. Tarif Per Menit 3. Info dan 4. Lihat status tarif. Pelanggan hanya dikenakan Rp 3.000 untuk setiap perpindahan. Untuk pengguna simPATI PeDe langsung dapat menikmati Tarif Per Detik.

Adapun pelbagai fasilitas kartu prabayar simPATI lainnya, seperti: untuk penggunaan Mobile Wallet T-Cash, Wireless Broadband Flash, Layanan 3G, Mobile Banking, Push e-Mail, Transfer Pulsa, International Roaming, Blackberry, Nada Sambung Pribadi, Telkomsel Call Me 808 (komunikasi tetap terjalin walau kehabisan pulsa) serta Telkomsel Pelindung Dataku sebagai back-up data penting pelanggan tetap dapat digunakan oleh simPATI PeDe ini.

“Dalam rangka tanggung jawab menuju Service Leader, kami akan selalu berupaya untuk mendengarkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia melalui pilihan layanan yang tepat dan terjangkau,” ungkap Kiskenda.

Kiskenda menambahkan bahwa dalam rangka menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat luas, Telkomsel selalu berupaya mengimplementasikan lisensi nasional yang diamanatkan pemerintah dengan berpedoman pada 5 parameter pokok, yakni: memulai penggelaran jaringan hingga pelosok, kualitas tertinggi melalui teknologi terkini, inovasi produk dan layanan, pelayanan bermutu internasional, dan tarif sesuai dengan regulasi.

Telkomsel memandang bahwa pada dasarnya jaringan yang luas hingga wilayah terpencil dengan core network yang senantiasa siap untuk mendukung implementasi teknologi terkini merupakan hal utama. Oleh karenanya, inovasi teknologi berkelanjutan pun terus diupayakan termasuk teknologi 3G berbasis WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan HSDPA (High Speed Downlink Packet Access), melengkapi teknologi yang sudah diimplemantasikan sebelumnya, seperti: CSD (Circuit Switched Data), GPRS (Global Packet Radio Service), dan EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution). Hal ini tentunya akan meningkatkan kemampuan Telkomsel dalam menghadirkan beragam inovasi layanan.

sumber :http://www.telkomsel.com/


Flexi Siap Kejar 11 Juta Pelanggan Baru

Desember 24, 2007

Jakarta – PT Telkom Tbk menargetkan penambahan 11 juta pelanggan baru untuk layanan telepon tetap nirkabel Flexi secara nasional hingga akhir 2008 nanti.

Senior Manager Marketing & Sales Telkom, Saptono Mursid, mengungkapkan, Jabodetabek dan Banten yang berada di bawah Divisi Regional (Divre) II Telkom merupakan area terbesar yang dibidik untuk meraih pelanggan baru tersebut.

“Di Jakarta saja kami mematok target empat juta pelanggan baru untuk Flexi. Angka ini yang terbesar dibandingkan area lainnya secara nasional,” tuturnya ketika ditemui di gedung Telkom, Jakarta, Rabu (5/11/2007).

Saat ini, ungkap Saptono, pelanggan Flexi di area Divre II telah mencapai kisaran 1,3 juta pelanggan. Secara nasional, lanjut dia, layanan telepon nirkabel dengan mobilitas terbatas itu telah memiliki sekitar enam juta pelanggan.

Menurutnya, setelah Telkom merampungkan migrasi jaringan layanan Flexi dari frekuensi 1.900 MHz ke 800 MHz, perseroan kian optimistis mampu meraih pelanggan baru sebanyak-banyaknya. “Karena selain kualitas jaringan kami semakin bagus, seluruh pengguna perangkat CDMA single band di frekuensi 800 MHz sudah dapat menggunakan Flexi. Mayoritas, perangkat telepon CDMA yang beredar di pasaran menggunakan frekuensi 800 MHz.”

Untuk mengejar target pelanggan hingga dua kali lipat dari yang dimilikinya saat ini, Telkom pun menggelar program bagi-bagi pulsa kepada komunitas Flexi sebesar 100% dari nominal isi ulang untuk layanan prabayar dan potongan harga 75% pada bulan berikutnya untuk layanan pascabayar.

Executive General Manager Divre II, Adeng Achmad, mengatakan, pemberian bonus tersebut terangkai dalam program Wajib Flexi, di mana dalam ajang promosi yang dimulai pada awal Desember ini telah berhasil menjaring 1.334 komunitas pelanggan baru. http://www.detikinet.com/


Peluang Usaha

Desember 24, 2007

Dengan ini kami berikan solusi Peluang Usaha bagi Anda (tidak terbatas bagi golongan apapun). Dengan menjadi agen pulsa elektronik untuk semua operator GSM dan CDMA. Serta dapat digunakan untuk semua jenis operator. Bisa digunakan kapan dan dimana saja (tidak terbatas ruang dan waktu).

Tanpa harus punya modal besar, sewa kios, ruko atau gerai dengan resiko yang sangat kecil. Bisa sebagai sambilan, dan pelengkap atas bisnis lainnya, isi saldo bisa via ATM lebih cepat dan efiesien. Register Store HP tidak terbatas. Investasi sangat kecil gak perlu jutaan bahkan milyaran rupiah dan prospektif dibanding Voucher biasa. BEP (Break Even Point) sangat singkat !! Tidak ada kata expired date seperti voucher Fisik (tergantung isi saldo) Bisa dipakai di Seluruh Indonesia.